Selama ini kita hanya membaca dan mendengar mengenai bahaya kolesterol tinggi (di atas 200) namun penelitian ilmiah oleh para ilmuwan di Inggris dan Perancis menemukan bahwa kadar kolesterol baik “HDL” bila terlalu rendah akan meningkatkan resiko timbulnya penyakit Alzheimer dan dementia atau lupa ingatan. Hasil penelitian dilakukan terhadap 3,673 orang dewasa. Setelah penelitian selama 5 tahun, ditemukan bahwa orang dengan kadar kolesterol HDL rendah mendapatkan resiko 53% terkena dementia atau lupa ingatan. HDL kolesterol dalam jumlah tinggi diperlukan untuk mencegah penyumbatan darah pada arteri.
Sumber: news.bbc.co.uk
Kandungan kolesterol dalam darah yang dianjurkan adalah dibawah 200 mg/dl (LDL dan HDL), dimana kolesterol baik HDL idealnya lebih tinggi daripada kolesterol buruk LDL. Kadar total kolesterol yang sedikit melebihi 200 mg/dl sebenarnya juga tidak terlalu berbahaya karena kolesterol tinggi bukanlah penyakit, namun menandakan adanya ketidakseimbangan dalam tubuh kita.
Kolesterol sangat dibutuhkan tubuh kita dan berada dalam setiap sel tubuh. Kolesterol berfungsi sebagai mesin produksi membran sel, hormon, vitamin D, dan asam lemak bile (bile fatty acid) untuk mencerna lemak yang kita konsumsi. Kolesterol juga penting untuk pembentukan memori dan fungsi sel saraf. Oleh sebab itu kandungan kolesterol terlalu rendah malah menyebabkan Alzheimer dan dementia atau lupa ingatan.
Resiko lainnya akibat kadar kolesterol terlalu rendah (dibawah 150mg/dl) adalah depresi mental, peningkatan tekanan darah, perilaku agresif, bahkan bisa memicu timbulnya sel kanker. Penyebab utama terjadinya kadar kolesterol terlalu rendah adalah diet yang terlalu rendah kadar lemaknya. Kandungan ideal kolesterol HDL dalam darah adalah diatas 60 mg/dl.
Sumber: heart.org







